HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA PUTRI DI SMK MANGGALA KARANG TENGAH, KOTA TANGERANG

Zahra, Azelitha (2025) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA PUTRI DI SMK MANGGALA KARANG TENGAH, KOTA TANGERANG. Other thesis, STIKES RS HUSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[thumbnail of BAB 6.pdf] Text
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)
[thumbnail of BAB 7.pdf] Text
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Masa remaja merupakan tahap penting dalam kehidupan individu yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional, dan sosial, termasuk dalam aspek kesehatan reproduksi. Kurangnya pemahaman remaja mengenai hal ini dapat meningkatkan risiko kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan perilaku seksual remaja putri. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 155 siswi SMK Manggala Karang Tengah, Kota Tangerang melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 10 item per variabel dan dianalisis menggunakan uji chisquare. Mayoritas responden berusia antara 15–17 tahun, dengan rata-rata usia 16,9935 (SD = 1,02245). Sebanyak 78,7% orang tua responden berpendidikan terakhir SMA/SLTA, dan 69% berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Media sosial menjadi sumber utama informasi kesehatan reproduksi (45,2%). Dari hasil analisis, usia responden (p = 0,248), pendapatan orang tua (p = 0,835), dan sumber informasi (p = 0,565) tidak memiliki hubungan signifikan dengan perilaku seksual. Namun, pendidikan terakhir orang tua (p = 0,002) dan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,013) menunjukkan hubungan yang
signifikan. Remaja dengan pemahaman baik cenderung memiliki perilaku seksual yang lebih terkendali. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, dukungan orang tua, dan penyampaian informasi yang akurat dari sumber terpercaya, sebagai dasar dalam merancang kebijakan dan program pendidikan yang lebih efektif di sekolah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Sarjana Keperawatan
Depositing User: Azelitha Zahra
Date Deposited: 07 Aug 2026 08:04
Last Modified: 07 Aug 2026 08:04
URI: https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/3700

Actions (login required)

View Item
View Item