indriani, vivi (2026) judul skripsi : Hubungan stres akademik dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja di STIKes RS Husada. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB 1 SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (665kB) | Request a copy
BAB 2 SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB 3 SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (233kB) | Request a copy
BAB 4 SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (540kB) | Request a copy
BAB 5 SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (496kB) | Request a copy
BAB 6 SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB 7 SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (215kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (410kB) | Request a copy
LAMPIRAN SKRIPSI .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Nama
: Vivi Indriani
Judul
: Hubungan Antara Stres Akademik dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di STIKes RS Husada
Pembimbing
: Ns. Jehan Puspasari, M.Kep Ns. Veronica Yeni Rahmawati, M.Kep., Sp. Kep.Mat
Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap perubahan fisik dan psikologis, salah satunya adalah gangguan pada siklus menstruasi. Stres akademik diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan teknik total sampling, melibatkan 136 mahasiswi tingkat 1 di STIKes RS Husada. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale) untuk mengukur tingkat stres akademik. Hasil analisis univariat Ditemukan bahwa sebagian besar responden mengalami stres akademik berat hingga sangat berat sebanyak 93 orang dengan presentase (68,4%) dan memiliki siklus menstruasi yang tidak normal sebanyak 87 orang dengan presentase (64,0%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai (p<0,001), hal ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara stres akademik dengan gangguan siklus menstruasi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik, maka semakin besar kemungkinan terjadinya gangguan siklus menstruasi pada remaja. Hasil ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental remaja, khususnya dalam konteks akademik.
Kata kunci: stres akademik, siklus menstruasi, gangguan menstruasi, remaja, kesehatan mental.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing Karya Umum > Karya Umum Perguruan Tinggi |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | vivi indriani |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:23 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:23 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4475 |
