Novitasari, Novitasari (2026) HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI MAKANAN MANIS DENGAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI PADA ANAK TK AL-QUBA DI PADEMANGAN TIMUR. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
Cover Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab I Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (288kB)
Bab II Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (446kB)
Bab III Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (342kB)
Bab IV Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (344kB)
Bab V Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (270kB)
Bab VI Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (242kB)
Bab VII Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
Dapus Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (322kB)
Lampiran Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Masa prasekolah merupakan periode penting dalam perkembangan emosi anak yang memerlukan perhatian khusus, salah satunya dalam hal konsumsi makanan.Konsumsi makanan manis yang berlebihan pada anak telah dikaitkan dengan berbagai masalah perilaku dan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan manis dengan kemampuan regulasi emosi pada anak usia prasekolah di TK Al-Quba Pademangan Timur, Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh anak usia 3–6 tahun di TK Al-Quba yang berjumlah 65 anak, dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Konsumsi Makanan/minuman Manis Pada Anak Prasekolah untuk konsumsi makanan manis dan Emotional Regulation Checklist (ERC) untuk kemampuan regulasi emosi. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak memiliki tingkat konsumsi makanan manis yang tinggi dan regulasi emosi sedang hingga rendah. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan
manis dan kemampuan regulasi emosi (p < 0,05), artinya semakin tinggi konsumsi makanan manis, semakin rendah kemampuan anak dalam mengatur emosinya. Saran dari penelitian ini adalah agar orang tua dan guru lebih memperhatikan asupan makanan manis anak dengan mengedukasi dan membatasi pemberian makanan tinggi gula untuk mencegah gangguan perkembangan emosional anak. Penelitian lanjutan disarankan untuk menggali faktor-faktor lain yang
memengaruhi regulasi emosi anak.
Kata Kunci: Anak prasekolah, konsumsi makanan manis, regulasi emosi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Novitasari |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 09:49 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 09:49 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4510 |
