ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN ISPA DI PUSKESMAS TARUMAJAYA

ADITYA, MUHAMMAD (2026) ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN ISPA DI PUSKESMAS TARUMAJAYA. Other thesis, STIKES RS HUSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (655kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (138kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[thumbnail of BAB 6 .pdf] Text
BAB 6 .pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[thumbnail of BAB 7.pdf] Text
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (156kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (719kB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan
utama di Indonesia yang masih menjadi penyebab kesakitan dan kematian, terutama
pada kelompok rentan. Berbagai faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, kondisi
lingkungan, serta tingkat pengetahuan masyarakat turut memengaruhi prevalensi
penyakit ini.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat
pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan ISPA di wilayah kerja
Puskesmas Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 85 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen
penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil
analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia produktif, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki pendidikan terakhir SMA/sederajat.
Sebanyak 35,3% responden memiliki tingkat pengetahuan kurang, 37,6% cukup,
dan 27,1% baik. Dalam hal pencegahan ISPA, 34,1% responden berada dalam
kategori kurang, 38,8% cukup, dan 27,1% baik. Analisis bivariat menggunakan uji
Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan ISPA (p = 0,0001). Hasil ini menunjukkan
bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan, maka semakin baik pula upaya
pencegahan yang dilakukan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dan peningkatan
pengetahuan masyarakat sangat berperan dalam mengurangi risiko penyakit ISPA.
Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis dari tenaga kesehatan untuk
meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat melalui program promotif
dan preventif yang berkelanjutan. Kesimpulannya, pengetahuan memiliki pengaruh
signifikan terhadap perilaku pencegahan ISPA, sehingga intervensi edukatif
menjadi kunci penting dalam pengendalian penyakit ini, khususnya di wilayah
dengan angka kejadian yang tinggi seperti Puskesmas Tarumajaya.
Kata kunci: ISPA, Pengetahuan, Pencegahan, Puskesmas Tarumajaya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Sarjana Keperawatan
Depositing User: Muhammad Fajar Aditya
Date Deposited: 29 Jul 2026 04:30
Last Modified: 29 Jul 2026 04:30
URI: https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4538

Actions (login required)

View Item
View Item