Afwah, Tyas (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN GANGGUAN MENELAN MELALUI INTERVENSI SWALLOWING EXERCISE DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD KOJA. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (611kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (385kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (709kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (616kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (406kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (373kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (351kB)
LAMPIRAN..pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Stroke iskemik merupakan gangguan neurologis yang terjadi akibat terhambatnya aliran
darah ke otak sehingga menyebabkan kerusakan jaringan otak dan berbagai komplikasi,
salah satunya disfagia. Disfagia pada pasien stroke dapat meningkatkan risiko aspirasi,
malnutrisi, dehidrasi, serta memperpanjang masa perawatan. Salah satu intervensi yang
dapat diberikan untuk mengatasi gangguan menelan adalah swallowing exercise, yaitu
latihan yang bertujuan meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan fungsi otot-otot yang
berperan dalam proses menelan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan
penerapan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan disfagia
melalui pemberian swallowing exercise. Metode yang digunakan adalah studi kasus
dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan,
intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi yang dilakukan adalah penerapan
swallowing exercise selama tiga hari. Hasil penerapan menunjukan peningkatan
kemampuan menelan yang ditandai dengan meningkatnya refleks menelan, berkurangnya
frekuensi tersedak, serta perbaikan kondisi umum pasien. Selain itu, terjadi peningkatan
skor Modified Mann Assessment of Swallowing Ability (MMASA) dari 77 pada saat
pengkajian awal menjadi 90 setelah intervensi, yang menunjukkan perbaikan fungsi
menelan dan penurunan risiko aspirasi. Dengan demikian, swallowing exercise dapat
menjadi salah satu intervensi keperawatan berbasis bukti yang efektif dalam
meningkatkan fungsi menelan pada pasien stroke non hemoragik dengan disfagia serta
membantu mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Tyas syaluna afwah |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:43 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:43 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4540 |
