Laras, Dewi Novia (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN MASALAH HIPERTENSI MELALUI PENERAPAN TERAPI TERTAWA: CASE STUDY. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (697kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (316kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (405kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (492kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (304kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (259kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (553kB)
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh kelompok lansia dengan prevalensi mencapai 63,2% pada usia 65–74 tahun di Indonesia (Riskesdas, 2018). Kondisi ini diperparah oleh faktor stres psikologis yang mengaktifkan sistem saraf simpatis dan meningkatkan kadar kortisol sehingga tekanan darah semakin sulit terkontrol. Terapi tertawa (laughter therapy) merupakan intervensi nonfarmakologis yang bekerja melalui mekanisme penurunan kortisol, aktivasi sistem saraf parasimpatis, pelepasan endorfin, dan teknik pernapasan diafragma yang secara sinergis berkontribusi pada penurunan tekanan darah. Tujuan penulisan ini adalah untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan berbasis evidence-based practice berupa terapi tertawa dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada Ny. S, perempuan berusia 68 tahun dengan hipertensi yang ditandai tekanan darah 160/95 mmHg. Intervensi terapi tertawa dilakukan setiap hari selama 6 hari dengan durasi 20–30 menit per sesi, dikombinasikan dengan manajemen sirkulasi, reduksi ansietas, dan edukasi kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan tekanan darah secara bertahap dari 160/95 mmHg menjadi 135/85 mmHg, disertai berkurangnya keluhan nyeri kepala, penurunan kecemasan, dan peningkatan kepatuhan klien terhadap pengelolaan penyakit. Dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi tertawa secara rutin dan terstruktur efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Terapi ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar asuhan keperawatan gerontik di fasilitas pelayanan kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Dewi Novia Laras |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:57 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:57 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4589 |
