Rusni, Rusni (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN MASALAH DEMENSIA MELALUI PENERAPAN TERAPI REMINISCENCE DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KOGNITIF: CASE STUDY. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (55MB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (650kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (877kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (998kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (666kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (508kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (763kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Demensia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan ditandai dengan penurunan fungsi kognitif seperti gangguan memori, perhatian, orientasi, dan kemampuan berpikir. Kondisi ini dapat memengaruhi kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif lansia adalah terapi reminiscence. Terapi ini dilakukan dengan mengajak lansia mengingat kembali pengalaman masa lalu yang bermakna guna menstimulasi memori jangka panjang dan meningkatkan kemampuan komunikasi serta interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan terapi
reminiscence dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan demensia di Panti Tresna Werdha Budi Mulia 2 Cengkareng. Metode penelitian yang digunakan adalah case study dengan pendekatan asuhan keperawatan gerontik. Pengukuran fungsi kognitif dilakukan menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan terapi reminiscence memberikan perubahan positif terhadap fungsi kognitif lansia, ditandai dengan peningkatan kemampuan mengingat, orientasi, komunikasi, dan keterlibatan sosial. Selain itu, terapi reminiscence juga membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis dan rasa percaya diri lansia. Dengan demikian, terapi reminiscence dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan demensia. Dengan demikian, terapi reminiscence dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan demensia, dibuktikan dengan adanya peningkatan skor MMSE dari 14 menjadi 18 setelah dilakukan terapi
reminiscence.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing BKD - Bukti Kegiatan > A. Data Profil > A1. Pendidikan Formal |
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Rusni |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:38 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:38 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4608 |
