Aisyah, Rizka (2026) PENERAPAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) PADA PASIEN DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RSJ SOEHARTO HEERDJAN. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (342kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (878kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (481kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (404kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (206kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (447kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
NAMA : RIZKA NUR AISYAH
NIM : 2540051
JUDUL : PENERAPAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR)
PADA PASIEN DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI
RSJ SOEHARTO HEERDJAN
ABSTRAK
Latar Belakang: Risiko perilaku kekerasan merupakan respons maladaptif berupa
perilaku agresif verbal maupun fisik yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain,
dan lingkungan. Ketidakmampuan regulasi emosi menjadi salah satu faktor yang
berperan dalam munculnya perilaku agresif pada pasien gangguan jiwa. Progressive
Muscle Relaxation (PMR) merupakan intervensi nonfarmakologis berupa latihan
relaksasi otot secara bertahap yang dapat membantu menurunkan ketegangan emosional,
meningkatkan rasa rileks, dan membantu pasien mengontrol emosi secara lebih adaptif.
Tujuan: Mengetahui penerapan Progressive Muscle Relaxation (PMR) terhadap
peningkatan emotion regulation pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan di Ruang
Nuri RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta Metode: Penulisan ini menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses asuhan keperawatan meliputi
pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi
keperawatan. Intervensi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dilakukan selama lima
hari pada tanggal 05–09 Mei 2026 dan dikombinasikan dengan Strategi Pelaksanaan (SP)
Risiko Perilaku Kekerasan, latihan tarik napas dalam, komunikasi verbal, kegiatan
spiritual, serta edukasi kepatuhan minum obat. Evaluasi dilakukan menggunakan
instrumen Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS). Hasil: Hasil menunjukkan
adanya peningkatan kemampuan regulasi emosi yang ditandai pasien lebih mampu
mengontrol kemarahan, mengekspresikan emosi secara adaptif, tampak lebih tenang,
lebih kooperatif, serta terjadi penurunan perilaku agresif seperti mudah marah, gelisah,
dan impulsif. Hasil pengukuran DERS menunjukkan penurunan skor dari 72 pada hari
pertama menjadi 47 pada hari kelima sehingga kategori risiko berubah dari risiko tinggi
menjadi risiko sedang. Kesimpulan dan Saran: Penerapan Progressive Muscle Relaxation
(PMR) dapat membantu meningkatkan regulasi emosi pada pasien dengan risiko perilaku
kekerasan. Rumah sakit diharapkan dapat mengembangkan intervensi keperawatan jiwa
berbasis terapi modalitas dan nonfarmakologis, khususnya Progressive Muscle
Relaxation (PMR), sebagai terapi suportif dalam membantu pasien mengontrol emosi
dan menurunkan risiko perilaku kekerasan.
Kata Kunci: Progressive Muscle Relaxation (PMR), regulasi emosi, risiko
perilaku kekerasan, keperawatan jiwa.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | RIZKA NUR AISYAH |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 07:55 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 07:55 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4652 |
