PERSEPSI SISWA TERHADAP PERTOLONGAN PERTAMA SINKOP PADA SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BOJONGGEDE

Dianty, Erlita (2026) PERSEPSI SISWA TERHADAP PERTOLONGAN PERTAMA SINKOP PADA SISWA KELAS VIII DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BOJONGGEDE. Other thesis, STIKES RS HUSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (205kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[thumbnail of BAB 6.pdf] Text
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)
[thumbnail of BAB 7.pdf] Text
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Sinkop atau pingsan adalah kondisi hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba, umumnya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah atau oksigen ke otak. Di lingkungan sekolah, kejadian sinkop sering terjadi saat siswa mengikuti kegiatan fisik seperti upacara bendera atau olahraga, terutama ketika kondisi tubuh lemah akibat tidak sarapan atau dehidrasi. Pertolongan pertama yang cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mencegah risiko komplikasi serius, seperti cedera hingga henti napas atau henti jantung. Namun, masih banyak siswa yang belum memahami atau belum berani melakukan pertolongan karena minimnya pengetahuan dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pertolongan pertama pada kejadian sinkop di SMPN 1 Bojonggede. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap 20 siswa. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menggali pemahaman, pengalaman, dan sikap siswa terhadap penanganan sinkop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pemahaman dasar mengenai tanda-tanda sinkop dan langkah awal penanganannya, seperti membawa korban ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS), memanggil guru, dan membantu setelah korban sadar. Namun demikian, masih terdapat sikap pasif dan keraguan dalam bertindak karena takut melakukan kesalahan. Beberapa siswa hanya menyaksikan dan menunggu arahan guru, bukan mengambil inisiatif untuk membantu secara langsung. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi siswa antara lain pengalaman pribadi, informasi dari guru atau orang tua, serta pendidikan kesehatan di sekolah. Di sisi lain, rasa empati dan kepedulian sosial juga menjadi dorongan bagi sebagian siswa untuk bertindak menolong. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun siswa memiliki pengetahuan dasar dan sikap yang cukup positif terhadap pertolongan pertama pada sinkop, belum semua siswa siap bertindak secara mandiri. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi yang lebih intensif dan pelatihan praktis di sekolah agar siswa dapat memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan percaya diri. Pelibatan siswa dalam simulasi pertolongan pertama secara berkala juga disarankan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kejadian sinkop di lingkungan sekolah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Sarjana Keperawatan
Depositing User: Erlita Dianty
Date Deposited: 07 Aug 2026 09:04
Last Modified: 07 Aug 2026 09:04
URI: https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4658

Actions (login required)

View Item
View Item