HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KEKAMBUHAN RHEUMATOID ARTHRITIS DI RSUD SAWAH BESAR JAKARTA PUSAT

marsella, Marsella (2026) HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KEKAMBUHAN RHEUMATOID ARTHRITIS DI RSUD SAWAH BESAR JAKARTA PUSAT. Other thesis, STIKES RS HUSADA.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (441kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (149kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (569kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[thumbnail of BAB 6.pdf] Text
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (159kB)
[thumbnail of BAB 7.pdf] Text
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (134kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang : Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang bersifat kronis dan menyebabkan peradangan pada tubuh, terutama di area persendian. Berdasarkan data Data dari Global Burden of Diseases, Injuries, and Risk Factors Study pada tahun 2020 mencatat bahwa sekitar 17,6 juta orang di seluruh dunia hidup dengan RA. Di wilayah kerja RSUD Sawah Besar terdapat 21 kasus RA pada tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti genetik, hormon, kondisi neuroendokrin, serta penyakit penyerta dalam tubuh dapat memicu RA. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa sebagian besar pasien masih beraktivitas berat yang memicu terjadinya kekambuhan RA. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kekambuhan RA di RSUD Sawah Besar Jakarta Pusat Tahun 2025. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan sampel yang digunakan sebanyak 21 responden ditentukan melalui teknik nonprobality sampling dengan metode total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner tentang tingkat aktivitas fisik (GPAQ) dan kekambuhan RA. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji spearman rho. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik dalam kategori berat (76,19 %) dan kekambuhan RA dalam kategori sedang (52,4%). Hasil uji spearman rho menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan kekambuhan RA (r = 0,602 ; p = 0,002). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan kekambuhan RA di RSUD Sawah Besar Jakarta Pusat Tahun 2025.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Sarjana Keperawatan
Depositing User: Marsella
Date Deposited: 11 Aug 2026 10:54
Last Modified: 11 Aug 2026 10:54
URI: https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4674

Actions (login required)

View Item
View Item