Qothrunnada, Iqoh (2026) EFEKTIVITAS SELF-MYOFASCIAL RELEASE DENGAN BOTOL PLASTIK TERHADAP NYERI TELAPAK KAKI DAN KOMPENSASI NYERI LUTUT DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDIMULIA 2. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER...pdf
Restricted to Registered users only
Download (21MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (319kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (691kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (387kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (346kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (292kB)
DAFTARPUSTAKA..pdf
Restricted to Registered users only
Download (332kB)
LAMPIRAN...pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami gangguan
muskulokeletalakiat proses penuaan, salah satunya adalah gouth athritis yang serin
menimbulkan nyeri pada telapakkai dan lutut. Lansia dengan gouth athritis sering
mengalami nyeri telapak kaki yang dapat menyebabkan perubahan pola berjalan
dan memicu kompensasi nyeri lutut. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan
aktivitas dan penurunan kualitas hidup. Pentalaksanaan nyeri secara
nonfarmakologis menjadisalah satu alternatif yang aman dan mudah diterapkan
pada lansia yaitu teknik self-myiofascial release (SMR) menggunakan botol plastik
sebagai alat sederhana dan mudah diterapkan secara mandiri.
Penelitian ini bertujuan mengethui efektivitas penerapan self-myiofascial release
(SMR) terhadap penurunan nyeri telapak kaki dan kompensasi nyeri lutut pada
lansia. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan
keperawatan gerontik pada Tn. R yang mengalami nyeri akut. Pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan menggunakan
skala Visual Analog Scale (VAS). Intervensi dilakukan selama 3 hari melalui terapi
self-myiofascial release (SMR).
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri telapak kaki setelah
silakukan intervensi SMR. Penurunan nyeri telapak kaki juga diikuti dengan
berkurangnya kompensasi nyeri lutut sehingga pasien lebih nyaman saat berjalan
dan melakukan aktivitas.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa self-myiofascial release (SMR)
menggunakan botol plastik efektif membantu menurunkan nyeri telapak kaki dan
kompensasi nyeri lutut pada lasia dengan gouth athritis serta menjadi terapi
nonfarmakologis yang sederhana, murah, dan mudah dilakukan mandiri.
Kata kunci: lansia, nyeri telapak kaki, self-myiofascial release (SMR)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Iqoh Qothrunnada |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 08:16 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 08:16 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4677 |
