Tiyas, Dira Mulyaning (2026) HUBUNGAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DENGAN PERILAKU MAKAN SEHAT PADA REMAJA DI KELURAHAN KAPUK. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (430kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (194kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (253kB)
BAB 3.pdf
Download (172kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (235kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (228kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (160kB)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (125kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (187kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Masa remaja merupakan periode kritis pertumbuhan fisik, kognitif, dan psikososial yang turut memengaruhi kebiasaan sehari-hari, termasuk perilaku makan sehat. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan konsumsi sayur dan buah pada remaja usia 10-19 tahun masih rendah, sementara konsumsi makanan tidak sehat justru tinggi. Salah satu faktor psikososial yang diduga berperan adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kekhawatiran sosial yang timbul akibat kebutuhan keterkaitan sosial yang tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara FoMO dengan perilaku makan sehat pada remaja di Kelurahan Kapuk. Metode yang digunakan adalah kuantitatif observasional analitik dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional pada 84 remaja di RW 11 Kelurahan Kapuk yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Fear of Missing Out Scale (FoMOS) dan Healthy and Unhealthy Eating Behavior Scale (HUEBS). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja berada pada kategori FoMO tinggi (50,0%) dan perilaku makan sehat kategori tinggi (56,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara FoMO dengan perilaku makan sehat (r = 0,457; p < 0,001) dengan kekuatan hubungan sedang dan arah positif. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat FoMO pada remaja, semakin baik pula perilaku makan sehat yang diterapkan, sehingga FoMO diduga berperan sebagai pendorong motivasi sosial bagi remaja untuk mengadopsi kebiasaan makan yang lebih baik agar tetap diterima dalam kelompok sosialnya.
Kata Kunci: Fear of Missing Out, perilaku makan sehat, remaja
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Dira Mulyaning Tiyas |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:47 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:47 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4807 |
