Sari, Alia Santika (2026) HUBUNGAN POLA MAKAN DAN IMT DENGAN RISIKO PREDIABETES TIPE 2 PADA DEWASA AWAL DI STIKES RS HUSADA. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (527kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (251kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (324kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (234kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (268kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (260kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (263kB)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (224kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (385kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Prediabetes merupakan kondisi gangguan toleransi glukosa yang menjadi fase awal sebelum terjadinya diabetes melitus tipe 2. Prevalensi prediabetes pada kelompok dewasa awal di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan hampir seperempat populasi usia produktif telah memenuhi kriteria prediabetes. Pola makan yang buruk dan peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian prediabetes pada kelompok usia tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan IMT dengan risiko prediabetes tipe 2 pada dewasa awal di STIKes RS Husada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 126 mahasiswa keperawatan tingkat 1-3 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pola makan diukur menggunakan kuesioner FFQ, IMT dihitung dari berat dan tinggi badan, sedangkan risiko prediabetes diukur menggunakan kuesioner FINDRISC. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pola makan kurang baik (59,5%), IMT normal (50%), dan risiko prediabetes rendah (62,7%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan risiko prediabetes (r = 0,011; p = 0,902), namun terdapat hubungan signifikan berkekuatan sedang antara IMT dengan risiko prediabetes (r = 0,289; p = 0,001). IMT terbukti berhubungan signifikan dengan risiko prediabetes, sedangkan pola makan belum menunjukkan hubungan bermakna, sehingga menjaga berat badan ideal penting sebagai upaya pencegahan sejak usia dini.
Kata Kunci: Pola makan, Indeks Massa Tubuh, risiko prediabetes, dewasa awal, mahasiswa keperawatan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Alia Santika Sari |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:30 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:30 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4810 |
