Chandra, Rabecca Christin (2026) HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN DIET PRO INFLAMASI TERHADAP DERAJAT NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 10 JAKARTA. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (902kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (246kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (484kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (284kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (355kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (245kB)
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (261kB)
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (165kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (309kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Nama : Rabecca Christin Chandra
Judul Penelitian : Hubungan Tingkat Stres Dan Diet Pro Inflamasi Terhadap Derajat Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 10 Jakarta
Pembimbing : Veronica Yeni Rahmawati
Jehan Puspasari
Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari termasuk proses belajar. Tingkat stres dan pola makan pro inflamasi diduga menjadi faktor yang mempengaruhi kejadian dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dan diet pro inflamasi terhadap derajat nyeri menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 10 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 111 remaja putri SMA Negeri 10 Jakarta yang diperoleh melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur pola diet pro inflamasi dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai derajat nyeri menstruasi. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji Spearmank-Rank. Hasil analisis univariat didapatkan derajat nyeri menstruasi pada siswi didominasi oleh sedang sebanyak 45 orang (40,5%), tingkat stres didominasi oleh stres sedang sebanyak 73 orang (65,8%), dan diet pro inflamasi didominasi oleh sering sebanyak 74 orang (66,7%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji spearman-rank yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat stres dengan nilai (p=0,004 ; r = 0,268) dan diet pro inflamasi (p=0,002 ; r = 0,287) terhadap derajat nyeri menstruasi sehingga keputusannya adalah hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat stres dan konsumsi diet pro inflamasi, maka semakin berat derajat nyeri menstruasi yang dirasakan. Disarankan adanya peningkatan edukasi dari tenaga kesehatan mengenai manajemen stres serta penerapan pola makan yang sehat sebagai upaya pencegahan dan pengelolaan nyeri menstruasi pada remaja putri.
Kata Kunci: Dismenore, Nyeri Menstruasi, Remaja Putri, Tingkat Stres, Diet Pro Inflamasi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Rabecca Christin Chandra |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:39 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:39 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4812 |
