Komariah, Sinta (2026) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS PADEMANGAN TIMUR. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (987kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (316kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (493kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (310kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (411kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (414kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (321kB)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (291kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (368kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok usia produktif. Perubahan gaya hidup modern seperti rendahnya aktivitas fisik dan buruknya kualitas tidur diduga berkontribusi terhadap peningkatan kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan kualitas tidur terhadap kejadian hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Pademangan Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 173 pasien usia produktif dengan sampel sebanyak 121 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan kuesioner Baecke, kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan kejadian hipertensi ditentukan melalui pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 15–24 tahun (48,8%), berjenis kelamin perempuan (58,7%), berpendidikan SMA (43,8%), dan bekerja (68,6%). Sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan (38,8%), kualitas tidur buruk (54,5%), sedangkan responden yang tidak mengalami hipertensi sebanyak (56,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p=0,001), di mana responden dengan aktivitas fisik ringan lebih banyak mengalami hipertensi dibandingkan responden dengan aktivitas fisik sedang maupun berat. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian hipertensi (p=0,001), di mana responden dengan kualitas tidur buruk memiliki proporsi hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan responden dengan kualitas tidur baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik dan kualitas tidur berhubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Puskesmas Pademangan Timur. Oleh karena itu, peningkatan aktivitas fisik secara teratur serta perbaikan kualitas tidur perlu menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko hipertensi pada kelompok usia produktif.
Kata kunci: aktivitas fisik, kualitas tidur, kejadian hipertensi, usia produktif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Sinta Komariah |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 07:11 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 07:11 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4871 |
