Rahmi, Syamsiatu (2026) HUBUNGAN KONSUMSI ULTRA-PROCESSED FOOD DAN SCREEN TIME DENGAN RISIKO PUBERTY PRECOCIOUS PADA ANAK SDN PADEMANGAN BARAT 03 PAGI. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (474kB) | Request a copy
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (839kB) | Request a copy
BAB 3 (4).pdf
Restricted to Registered users only
Download (719kB) | Request a copy
BAB 4 (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (939kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (792kB) | Request a copy
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (693kB) | Request a copy
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (365kB) | Request a copy
Dapus.pdf
Restricted to Registered users only
Download (698kB) | Request a copy
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Precocious Puberty merupakan kondisi munculnya tanda-tanda pubertas sebelum usia 8 tahun pada anak perempuan dan sebelum usia 9 tahun pada anak laki-laki. Perubahan gaya hidup, terutama tingginya konsumsi ultra-processed food (UPF) dan lamanya screen time, diduga meningkatkan risiko terjadinya kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi ultra-processed food dan screen time dengan risiko precocious puberty pada anak SDN Pademangan Barat 03 Pagi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan teknik probability sampling melalui metode stratified sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner konsumsi UPF, kuesioner screen time, dan Pubertal Development Scale (PDS), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi ultra-processed food dan risiko precocious puberty, serta hubungan yang signifikan antara screen time dan risiko precocious puberty. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi ultra-processed food dan durasi screen time merupakan faktor yang berhubungan dengan meningkatnya risiko precocious puberty pada anak sekolah dasar. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan untuk menerapkan pola makan sehat serta membatasi penggunaan perangkat digital sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Syamsiatu Rahmi |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:31 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 07:31 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/4960 |
