Ardiansyah, Rifki (2026) Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kualitas Hidup pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Cengkareng. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (819kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (954kB)
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (556kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Keberhasilan pengobatan dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat anti tuberkulosis yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Cengkareng Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kepatuhan minum obat diukur menggunakan instrumen Medication Adherence Report Scale (MARS-5), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki kepatuhan minum obat kategori sedang sebanyak 86 responden (89,6%) dan kualitas hidup kategori sedang sebanyak 58 responden (60,4%). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan nilai p-value = 0,009 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien tuberkulosis paru. Disimpulkan bahwa kepatuhan minum obat berhubungan dengan kualitas hidup, sehingga diperlukan upaya peningkatan kepatuhan melalui edukasi, dukungan keluarga, dan pendampingan tenaga kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Rifki Ardiansyah |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 01:35 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 01:35 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/5019 |
