Nurhazizah, Dian (2026) ANALISIS LITERASI GIZI DAN POLA KONSUMSI ULTRA-PROCESSED FOOD DENGAN RISIKO SINDROM METABOLIK DINI PADA REMAJA SMP NEGERI 21 JAKARTA UTARA. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (30MB)
01_Bab_1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (186kB)
02_Bab_2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (309kB)
03_Bab_3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (208kB)
04_Bab_4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (263kB)
05_Bab_5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (255kB)
06_Bab_6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (216kB)
07_Bab_7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (219kB)
08_Daftar_Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Download (293kB)
09_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Remaja adalah kelompok yang mudah mengalami perubahan dalam cara mereka mengonsumsi makanan, kususnya peningkatan konsumsi makanan yang sangat diproses (Ultra-Processed food) yang memiliki kandungan kalori, gula lemak, dan natrium yang tinggi, tetapi minim zat gizi mikro. Peningkatan konsumsi UPF yang tinggi rendahnya pemahaman tentang gizi diduga dapat meningkatan kemungkinan terjadinya sindrom metabolik sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pemahaman gizi dan pola konsumsi UPF serta risiko sindrom metabolik dini pada remaja di SMP Negeri 21 Jakarta Utara. Metedologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan kuantatif yang melibatkan 130 peserta berusia 13-16 tahun yang dipilih secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui kusioner Adolescent Food Literacy Questionnaire (AFLQ), Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), serta pengukuran antropometri dan observasi. Analisis data dilakukan memakai uji korelasi Spearman’s Rank. Jumlah responden yang beriisko mengalami sindrom metabolik dini mencapai 26,9%. Uji korelasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pemahaman gizi dan konsumsi UPF (r = -0,049; p = 0,580), antara pemahaman gizi dan risiko sindrom metabolik (r = 0,027; p = 0,763), maupun antara konsumsi UPF dan risiko sindrom metabolik (r = 0,082; p = 0,356). Dapat disimpulkan bahwa pemahaman gizi dan pola konsumsi makanan yang sangat diproses tidak mempunyai hubungan signifikan dengan risiko sindrom metabolik dini pada remaja, meskipun masih diperlukan upaya edukasi gizi dan pemantauan kesehatan sebagai langkah pencegahan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Dian Nur Hazizah |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 04:41 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 04:55 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/5084 |
