Trihandayani, Shefa Octavira (2026) HUBUNGAN SUPERVISI SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DINAS KESEHATAN PROVINSI DKI JAKARTA DENGAN KINERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS MATRAMAN TAHUN 2026. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (283kB)
BAB 2.pdf
Download (470kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (313kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (622kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (525kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (349kB)
BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (239kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (351kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Supervisi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) merupakan bagian penting dalam pengelolaan tenaga kesehatan melalui fungsi pengawasan, pembinaan, dan pemberian dukungan untuk menunjang pencapaian kinerja. Hasil supervisi Program SDMK oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di Puskesmas Matraman masih menunjukkan beberapa permasalahan dalam pengelolaan SDMK, antara lain terkait perencanaan dan pemenuhan SDMK, pengelolaan data, kredensial tenaga kesehatan, informasi jabatan, serta pencapaian kinerja tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan supervisi SDMK aspek normatif, formatif, restoratif, dan supervisi secara keseluruhan dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Matraman Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 121 tenaga kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek normatif sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 114 responden (94,2%), aspek formatif sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 117 responden (96,7%), sedangkan aspek restoratif sebagian besar berada pada kategori kurang baik sebanyak 74 responden (61,2%). Pelaksanaan supervisi SDMK secara keseluruhan sebagian besar berada pada kategori kurang baik sebanyak 71 responden (58,7%), sedangkan kinerja tenaga kesehatan sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 75 responden (62,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aspek normatif dengan kinerja tenaga kesehatan (p=0,710) dan aspek formatif dengan kinerja tenaga kesehatan (p=1,000). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara aspek restoratif dengan kinerja tenaga kesehatan (p<0,001) serta supervisi SDMK secara keseluruhan dengan kinerja tenaga kesehatan (p<0,001). Disimpulkan bahwa aspek restoratif dan supervisi SDMK secara keseluruhan berhubungan secara signifikan dengan kinerja tenaga kesehatan, sedangkan aspek normatif dan formatif tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Puskesmas Matraman diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan supervisi terutama dalam pemberian dukungan, motivasi, pendampingan, komunikasi, dan umpan balik kepada tenaga kesehatan secara berkelanjutan.
Kata Kunci: kinerja tenaga kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, supervisi formatif, supervisi normatif, supervisi restoratif
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Sarjana Administrasi Kesehatan |
| Depositing User: | Shefa Octavira Trihandayani |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 01:28 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 01:28 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/5105 |
