Handayani, Nur Windi (2026) PENERAPAN STIMULASI DENGAN METODE STORYTELLING KOMUNIKASI BERBASIS KELUARGA PADA ASUHAN KEPERAWATAN ANAK PRASEKOLAH DENGAN DUGAAN KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY). Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER KIANN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
BAB 1 KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (204kB)
BAB 2 KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (731kB)
BAB 3 KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (250kB)
BAB 4 KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (172kB)
BAB 5 KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (140kB)
DAPUS KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (163kB)
LAMPIRAN KIAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Abstract
ABSTRAK
Anak usia prasekolah merupakan kelompok usia yang berada pada masa keemasan (golden age), sehingga stimulasi perkembangan bahasa dan komunikasi perlu diberikan secara optimal. Salah satu masalah perkembangan yang dapat ditemukan pada anak prasekolah adalah keterlambatan bicara (speech delay), yang dapat dipengaruhi oleh kurangnya stimulasi bahasa, minimnya interaksi verbal, serta penggunaan gadget yang berlebihan. Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan stimulasi dengan metode storytelling komunikasi berbasis keluarga pada asuhan keperawatan anak prasekolah dengan dugaan keterlambatan bicara di wilayah Kelurahan Duri Pulo, Jakarta Pusat. Metode yang digunakan adalah studi kasus melalui penerapan asuhan keperawatan keluarga pada An. C, anak usia 4 tahun dengan dugaan keterlambatan bicara. Hasil pengkajian menunjukkan anak belum mampu berbicara dengan jelas, belum mampu menyebutkan nama lengkap, dan hasil KPSP usia 48 bulan menunjukkan anak mampu melakukan 7 dari 10 tugas perkembangan. Masalah keperawatan yang ditemukan meliputi gangguan komunikasi verbal berhubungan dengan hambatan lingkungan, manajemen kesehatan keluarga tidak efektif berhubungan dengan kurang terpapar informasi, dan kesiapan peningkatan pengetahuan. Intervensi dilakukan melalui lima kunjungan dengan pendekatan lima tugas kesehatan keluarga. Penerapan storytelling dilakukan secara interaktif menggunakan buku cerita bergambar, intonasi, ekspresi, tanya jawab, serta melibatkan keluarga dalam memberikan dukungan dan penguatan. Hasil evaluasi menunjukkan keluarga mampu mempraktikkan storytelling secara mandiri, berkomitmen melakukan stimulasi minimal dua kali sehari, membatasi penggunaan gadget, serta meningkatkan interaksi verbal dengan anak. Seluruh tugas kesehatan keluarga berhasil tercapai selama proses asuhan keperawatan. Penerapan stimulasi metode storytelling komunikasi berbasis keluarga dapat menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dilakukan keluarga untuk membantu menstimulasi kemampuan bicara dan komunikasi anak prasekolah dengan dugaan speech delay.
Kata kunci: Anak prasekolah, keterlambatan bicara, storytelling, komunikasi berbasis keluarga, asuhan keperawatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Nur Windi Handayani |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 08:37 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 08:37 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/5223 |
