Fajriyani, Sabrina (2026) HUBUNGAN STRES EKONOMI DENGAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN PADA IBU RUMAH TANGGA. Other thesis, STIKES RS HUSADA.
COVER.pdf
Restricted to Registered users only
Download (11MB)
BAB I
Restricted to Registered users only
Download (199kB)
BAB 2
Restricted to Registered users only
Download (237kB)
BAB 3
Restricted to Registered users only
Download (252kB)
BAB 4
Restricted to Registered users only
Download (354kB)
BAB 5
Restricted to Registered users only
Download (210kB)
BAB 6
Restricted to Registered users only
Download (207kB)
BAB 7
Restricted to Registered users only
Download (182kB)
DAFTAR PUSTAKA
Restricted to Registered users only
Download (246kB)
LAMPIRAN
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Stres ekonomi merupakan salah satu kondisi yang dapat memengaruhi kondisi psikologis individu. Kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dan keterbatasan sumber daya ekonomi dapat menimbulkan tekanan yang berkelanjutan sehingga berpotensi memengaruhi kemampuan individu dalam mengendalikan emosi dan meningkatkan risiko perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres ekonomi dengan risiko perilaku kekerasan pada ibu rumah tangga di wilayah RW 05 Kelurahan Lagoa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 148 ibu rumah tangga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner stres ekonomi dan kuesioner risiko perilaku kekerasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres ekonomi kategori sedang sebanyak 67 responden (45,3%), sedangkan risiko perilaku kekerasan mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 81 responden (54,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara stres ekonomi dengan risiko perilaku kekerasan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi r = 0,471. Nilai tersebut menunjukkan hubungan dengan kekuatan sedang dan arah positif, yang berarti semakin tinggi stres ekonomi maka semakin tinggi pula risiko perilaku kekerasan pada ibu rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara stres ekonomi dengan risiko perilaku kekerasan pada ibu rumah tangga di wilayah RW 05 Kelurahan Lagoa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian stres ekonomi dan dukungan psikososial untuk membantu menurunkan risiko perilaku kekerasan dalam keluarga.
Kata Kunci: Stres Ekonomi; Risiko Perilaku Kekerasan; Ibu Rumah Tangga; Spearman Rank.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Sarjana Keperawatan |
| Depositing User: | Sabrina Fajriyani |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 08:00 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 08:00 |
| URI: | https://eprints.stikesrshusada.ac.id/id/eprint/5229 |
